Morning Skincare Routine (June 2017 Edition)

Minggu lalu adalah minggu lebaran, dan saya sudah mempersiapkan diri menjawab pertanyaan standar saat silaturahmi dari teman dan kerabat yang kepo-tapi-ngangenin. Tahulah, pertanyaan semacam “kapan nikah”, “kapan mulai S2?” dan segala macam variasi atau kombinasinya.

Satu pertanyaan yang saya nggak nyangka bakal keluar adalah : “Kamu lagi pakai skin care apa aja sih?” Entah kulit saya jadi bagusan, atau mereka sempat mengintip timbunan produk skin care saya yang makin menumpuk. Oops.

Saya terlalu bersemangat saat pertanyaan ini muncul. Saya nggak bisa menahan keluarnya inner skincare geek dan pembicaraan bisa jadi terlalu…rumit. Saya bisa melihat mata sepupu-sepupu saya rada kehilangan fokus saat saya menjelaskan perbedaan antara ethyl ascorbic acid dan sodium ascorbyl phosphate. Double oops.

Makanya, saya membuat review (agak) singkat tentang semua produk skin care yang saat ini saya pakai! Saya berusaha untuk disiplin dengan tahapan-tahapan ini, namun tetap menyesuaikan dengan apa yang kulit saya butuhkan. Kadang-kadang saya skip juga sih ehe ehe. Meskipun begitu, ada beberapa tahap yang (hampir) wajib dilakukan; mikirin nge-skip tahap-tahap ini aja bikin saya bergidik, haha. Saya bakal menandai tahapan-tahapan tersebut dengan keterangan (wajib)
Selamat menikmati!

MORNING ROUTINE

Skin care routine pagi hari saya lumayan pendek. Iya, betulan. Saya cinta skin care tapi saya lebih cinta kasur saya.

Cleanse (Wajib)

Cuci muka pagi hari adalah sesuatu yang saya lakukan secara otomatis sebelum mandi. Kulit saya yang berminyak + iklim tropis Indonesia = lapisan minyak jijay yang harus dienyahkan dari wajah tiap pagi.

Facial Wash for Morning Routine, Hada Labo Shirojyun Face Wash and Wardag LighteninG Face Wash

Dari semua tahap skin care, saya cenderung berhemat pada cleansing. Enak sih kalau cleanser saya mewah, tapi sayang aja melihat semua ekstrak eksotis dan komposisi kaya itu akhirnya masuk pembuangan air. Saya lebih memilih berinvestasi pada serum/produk lainnya yang diam di wajah saya lebih lama. Makanya, Hada Labo Shirojyun Face Wash adalah face wash andalan saya. Harganya terjangkau, cenderung mudah didapat, dan membuat kulit saya bersih tanpa sensasi kesat. Saya sudah pakai face wash ini sejak masa-masa break-out-dari-neraka, dan face wash ini berhasil memberikan rasa aman yang berlanjut sampai sekarang.

Saya juga punya Wardah Lightening Creamy Foam, karena lebih murah dan mudah didapat. Setelah terbiasa dengan Hada Labo yang tanpa pewangi tambahan, wangi Wardah rasanya nonjok di hidung saya, dan hasilnya kulit berasa lebih kering. Bukan face wash favorit saya (tapi bakal dipakai sampai habis juga sih).

Kedua pembersih wajah ini sudah masuk ke jadwal review saya, jadi stay tune untuk review yang lebih detail!

Tone




Pada pagi hari saya sering telat nggak punya banyak waktu, jadi biasanya saya skip toner. Kadang-kadang saya menyemprot wajah saya dengan Mustika Ratu Air Sari Mawar Putih (review di sini). Lebih karena wanginya sih, bukan karena manfaatnya buat kulit.

Serum/Essence/Ampoule (Wajib)

Morning Essence and Serum Routine, COSRX Galactomyces 95 Whitening Essence and Serambi Botani Vitamin C Aloe Vera Serum

Saya cinta serum vitamin C. Serius deh, nggak bisa bayangin nge-skip serum vitamin C. Bintik hitam bekas jerawat saya memudar dengan cepat setelah menggunakan serum vitamin C secara teratur. Saya berharap banget juga pada manfaatnya sebagai anti-oksidan dan anti-aging. Mohon bantu saya menebus dosa sekian tahun abai sama kulit dan nggak pakai sunscreen, oh vitamin C tersayang.

Saya belum coba varian L-ascorbic acid karena berbagai alasan, tapi kayaknya kulit saya cocok juga sama ethyl ascorbic acid, sodium ascorbyl phosphate (SAP), dan magnesium ascorbyl phosphate (MAP).

Saya saat ini menggunakan Serambi Botani Aloe Vera + Vitamin C serum. Serum ini mengandung SAP dalam persentase yang tidak diketahui dan ekstrak lidah buaya untuk melembabkan tanpa sensasi lengket. Saya baru rutin memakai ini sebulan, jadi belum cukup lama untuk membuat review yang pantas. Tapi sejauh ini sih enak banget buat dipakai, bahkan buat orang-orang berkulit kilang minyak kayak saya.

Selain serum vitamin C, saya juga menggunakan COSRX Galactomyces 95 Whitening Power Essence (review di sini) kalau saya punya waktu lebih (jarang terjadi).

Eye Cream

Morning Eye Care Routine, The Body Shop Vitamin E Eyes Cube

Saya sering melupakan tahap ini, haha. Untuk mengantisipasi hal itu, saya menyimpan The Body Shop Vitamin E Eyes Cube (review di sini) di dompet skin care + make up saya untuk dioleskan kapan pun saya butuh.

Moisturize

Morning Moisturizer Routine, Garnier Light Complete Cream

Non-existent. Terutama kalau saya sudah memakai COSRX Galactomyces 95 Whitening Essence, yang sudah cukup memberikan hidrasi untuk waktu yang lama. Saya sebenarnya punya Garnier Light Complete White Speed Serum Cream, tapi wanginya itu sungguh UGH NOPE NO FREAKING WAY kalau dibandingkan sama manfaatnya, jadi saya semacam membiarkan krim itu jadi fosil di rak skin care saya.

Sunscreen (WAJIB. BANGET)

OMG YES. SUNSCREEN. I AM OBSESSIVE ABOUT IT. Sorry, not sorry.

Saya memakai sunscreen pada hari yang cerah maupun berawan, di dalam dan luar ruangan. Setiap pagi saya menggunakan satu lapis sunscreen, menunggu beberapa menit sampai kering dengan merata, terus mengoleskan satu lapis lagi. Kemudian saya mengoleskannya lagi setiap habis shalat.

Sekarang ketahuan deh kenapa saya jarang banget pakai base make up. Soalnya jadi lebih susah untuk reapply sunscreen. Itu, dan skill saya yang sampah abis dalam menggunakan base make up dengan baik dan benar.

Daily SPF, Biore Watery Aqua Essence SPF 50 PA++++ and Emina Sun Protection SPF 30 PA+++
Be assured that when taking this picture I slathered myself in heavy duty sunscreen and protective clothing

Saya punya sunscreen untuk berbagai situasi, dan mungkin saya harus membuat pos tersendiri untuk Sunscreen #Squad saya. Untuk penggunaan sehari-hari, sunscreen saya minimal harus punya SPF 30, PA+++ atau setara. Saya nggak begitu pemilih tentang tekstur karena biasanya saya nggak pakai apa-apa lagi setelah itu, walaupun tekstur yang nyaman adalah nilai plus. Saya oke dengan physical/anorganic filters, chemical/organic filters, atau campuran. Karena saya sering (banget) reapply, semakin murah harganya, semakin bagus.

LOL who am I kidding, I want EVERYTHING to be as cheap as possible.

Produk yang paling saya suka untuk penggunaan sehari-hari adalah Biore Aqua Rich Watery Essence SPF50+ PA++++. Biore ini udah jadi sunscreen sejuta umat, dan saya ngerti kenapa. Rasanya ringan di kulit, menawarkan perlindungan yang cukup dari sinar matahari, dan mengering dengan cepat. Meskipun begitu kadang-kadang di tempat tinggal saya agak sulit didapatkan, dan saya nggak selalu punya cukup kesabaran untuk menunggu belanjaan online datang. Emina Sun Protection SPF30 PA+++ adalah pilihan lain yang lebih murah dan mudah didapat, Rasanya sedikit lebih berat daripada Biore, tapi sama-sama mengering dengan luar biasa cepat. Saya nggak begitu suka wanginya tapi masih bisa dimaklumi.

Additionals…

Maybelline Baby Lips Lip Balm Stick SPF 20

Jangan lupa untuk menggunakan SPF di bibir juga! Saya memakai Maybelline Baby Lips Lip Balm SPF 20, yang saya dapat sebagai oleh-oleh dari Jepang. Rasanya agak berat dan harus menunggu beberapa menit sebelum menggunakan lipstik, kalau nggak lipstiknya bisa geser ke mana-mana. Satu cara untuk mengakali ini adalah memakai lip balm sebelum skin care routine, biar pas waktunya pakai lipstik sudah agak kering dikit. Sayang saya nggak begitu suka rasa lengket di bibir saya saat menggunakan skin care. Kalau ada yang punya rekomendasi lip balm/lip products lainnya dengan SPF yang nggak terlalu glossy/lengket, kasih tahu saya ya!


Evening and weekly routine akan saya pos berikutnya, karena rupanya morning routine (yang konon pendek itu) saya jadi kepanjangan begini, haha.

Ada produk yang menarik? Atau punya variasi morning skin care routine yang lain? Yuk berbagi di bawah ini 🙂

More posts you might like

2 Replies to “Morning Skincare Routine (June 2017 Edition)”

  1. Sehari berapa kali cuci muka sist?soalnya aq 3x sehari kr tiap malem keluar.

    1. Halo! Saya sekali cuci muka 2 kali : pagi hari dan sebelum tidur. Personally saya rasa nggak apa-apa cuci muka lebih dari 2 kali, selama nggak ada keluhan kulit (misalnya kulit jadi kering). Kalau ada keluhan mungkin bisa ganti produk ke yang lebih gentle dan tidak mengandung SLS, atau frekuensi mencuci wajahnya dikurangi 🙂

This Snarker loves comments! Please leave yours below

%d blogger menyukai ini: